open-solar-design

Kalkulator Desain Tata Letak Jangkar J-Bolt

— Verifikasi tata letak jangkar J-baut profesional untuk tiang lampu surya













Demo Langsung — Kalkulator Desain Tata Letak Jangkar J-Bolt

Masukkan momen guling, gaya geser, dan tata letak baut untuk memverifikasi tegangan baut J jangkar, panjang geser dan penanaman secara instan.

Kalkulator Desain Tata Letak Jangkar J-Bolt

Kalkulator desain tata letak jangkar J-baut profesional gratis untuk fondasi lampu jalan tenaga surya. Masukkan momen guling pada alas, gaya geser horizontal, dan tata letak baut (hitungan, diameter lingkaran, ukuran dan kelas properti) untuk memverifikasi tegangan kritis baut, tegangan geser, dan panjang angkur, untuk memastikan sambungan flensa tiang tetap aman di bawah angin kencang.

Fitur Utama

Parameter Beban

Masukkan momen guling pada alas (ft·lbf, yang dapat diperoleh dari kalkulator momen lentur kutub b5) dan gaya geser horizontal (lbf).

Tata Letak Baut

Pilih jumlah baut (4/6/8), diameter lingkaran baut, ukuran baut (M16-M30) dan kelas properti (4.8/6.8/8.8).

Verifikasi Ketegangan

Memeriksa ketegangan baut kritis T_max = M / D_bolt terhadap N_allow = A_s × f_t / γ yang diijinkan untuk tata letak yang dipilih.

Verifikasi Geser

Membagi geser horizontal secara merata di antara baut-baut V_each = V / n dan memverifikasi τ = V_each / A_s terhadap tegangan geser yang diijinkan.

Panjang Jangkar

Memeriksa aturan penyematan h_bolt ≥ 25 × d untuk angkur kait tipe J pada beton Q235 / C30 terhadap kedalaman pondasi yang tersedia.

Tabel Referensi

Menunjukkan luas penampang efektif baut A_e (M16-M30) dan nilai desain kelas properti untuk tegangan dan geser dalam ksi.

Spesifikasi Teknis

Platform Aplikasi Web HTML5 | Android (melalui Tampilan Web)
Perhitungan Inti T_max = M / D_bolt ≤ N_allow = A_s × f_t / γ
Momen Pembalikan kaki·lbf (default 22.000 kaki·lbf)
Kekuatan Geser lbf (standarnya 1.124 lbf)
Jumlah Baut 4 / 6 / 8
Ukuran Baut M16 / M20 / M24 / M30 (A_e 157-561 mm²)
Kelas Properti 4.8 / 6.8 / 8.8 (kaki 24.7 / 34.8 / 58.0 ksi)
Pelabuhan ≥ 25 × d penanaman (beton Q235, C30)
Standar Industri EN 1993-1-8, EN 1090-2, ASTM F1554
Keluaran Lulus/gagal ketegangan & verifikasi geser + pemeriksaan panjang penjangkaran

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Dari mana datangnya momen guling?

Ini adalah momen lentur dasar M_total yang dihasilkan oleh angin pada tiang dan peralatan terpasang, dan dapat diambil langsung dari kalkulator momen lentur tiang b5 (atau kalkulator pondasi beton). Contoh defaultnya menggunakan 22.000 ft·lbf; konversikan kN·m dengan 1 kN·m = 737,6 ft·lbf.

Bagaimana cara mengetahui tegangan kritis baut?

Untuk layout persegi 4 baut tegangan maksimumnya adalah T_max = M / D_bolt. Metode multi-baut yang tepat adalah T_max = M × Y_max / ΣY_i², dimana Y_max adalah lengan tuas baut yang terjauh dari sumbu guling dan ΣY_i² menjumlahkan kuadrat jarak semua baut.

Apa arti nomor kelas properti (misalnya 6.8)?

Digit pertama dikalikan 100 menunjukkan kekuatan tarik nominal dalam MPa, dan digit kedua menunjukkan rasio luluh. Oleh karena itu, kelas 6.8 memiliki kekuatan tarik sekitar 600 MPa, dan kalkulator menggunakan f_t = 34,8 ksi dan f_v = 25,4 ksi nilai desain dari tabel kelas propertinya.

Mengapa penyematan minimal 25×d diperlukan?

J-hook harus dikubur cukup dalam agar beton C30 di sekitarnya dapat memindahkan tegangan baut tanpa menariknya keluar. h_bolt ≥ 25 × d adalah nilai empiris untuk baut Q235; misalnya, baut M22 memerlukan penanaman sekitar 550 mm (21,7 in), yang sesuai dengan pondasi tipikal 1.200 mm.

Terima kasih telah memilih Desain Surya Terbuka