Pengendali Jarak Jauh untuk Lampu Jalan Tenaga Surya
-- Cara Kerjanya
Pengendali Jarak Jauh untuk Lampu Jalan Tenaga Surya
-- Cara Kerjanya
Jawaban singkat: Pengendali jarak jauh pada lampu jalan tenaga surya menggunakan dua aliran data, bukan satu. Aliran data telemetri mengirimkan informasi dari perangkat lampu (keadaan baterai, output panel surya, dan adanya gangguan). Aliran data perintah mengirimkan instruksi dari platform pengelolaan lampu (jadwal penyesuaian kecerahan, perubahan ambang batas, pembaruan perangkat lunak). Semua informasi lainnya, termasuk data dari kamera yang terpasang di tiang lampu, diangkut melalui kedua aliran data tersebut.
Kontroler memantau kesehatan sistem secara berkala dan melaporkan data berikut:
Pada kontroler kami, data bacaan tersebutlah yang digunakan oleh platform untuk membuat grafik. Seorang manajer situs yang melihat bahwa tingkat pengisian daya suatu perangkat menurun dibandingkan dengan perangkat lainnya kemungkinan besar mengalami masalah pada baterainya, bukan masalah terkait sistem pencahayaan.
Ada dua pilihan yang hampir mencakup semua jenis proyek, dan pemilihannya didasarkan pada volume dan jangkauan data, bukan pada faktor “fashion” (tren terkini):
| Kebutuhan | 4G/5G (SIM) | LoRaWAN |
|---|---|---|
| Telemetri (kilobyte/hari) | Dapat digunakan, tetapi membutuhkan bandwidth yang besar | Dirancang khusus untuk kebutuhan telemetri |
| Pengiriman video atau pembaruan firmware | Diperlukan | Tidak praktis untuk dilakukan melalui jalur komunikasi ini |
| Jangkauan sinyal | Tergantung pada penyedia layanan | Dapat diatur melalui gateway pribadi yang dimiliki oleh pihak pengguna |
| Biaya berulang per perangkat | Biaya paket data SIM | Biaya penggunaan gateway terbagi rata, hampir nol per perangkat |
| Penggunaan umum dalam proyek kami | Kamera, sistem yang terhubung ke jaringan | Sistem pengaturan pencahayaan dan pemantauan yang digunakan oleh pemerintah daerah |
Untuk proyek-proyek yang melibatkan sistem pengaturan pencahayaan yang digunakan oleh pemerintah daerah, kami lebih memilih teknologi LoRaWAN untuk keperluan telemetri dan pengiriman perintah pengaturan pencahayaan. Teknologi 4G hanya digunakan jika diperlukan untuk pengiriman data dari kamera atau pembaruan firmware secara berkala. Kesalahan umum yang sering terjadi dalam pemilihan jalur komunikasi adalah penggunaan paket data SIM yang biayanya mahal, padahal hanya digunakan untuk mengirimkan data sekitar beberapa ratus kilobyte per hari.
Sebuah perintah jarak jauh dikirim: dari terminal pengguna (ponsel atau komputer desktop) → ke platform cloud → melalui jaringan komunikasi → ke kontroler perangkat (fixture controller) → kemudian dieksekusi → dan umpan balik status dikirim kembali melalui rantai yang sama. Kontroler perangkat tersebut menerima perintah tersebut, dan platform cloud menampilkan status baru dari perangkat tersebut.
Sampaikan ekspektasi dengan jujur: ini merupakan sistem yang bekerja dalam skala detik, bukan milidetik. Modul seluler yang aktif sesuai jadwal tertentu, atau batasan siklus kerja (duty-cycle) teknologi LoRaWAN, keduanya secara desain menyebabkan keterlambatan dalam proses komunikasi. Tidak seharusnya ada yang menawarkan kemampuan kontrol “seketika” pada perangkat yang beroperasi menggunakan baterai.
Kami memperlakukan kontroler sebagai perangkat tertanam (embedded device) yang beroperasi dalam jaringan yang tidak aman:
Untuk lokasi yang dilengkapi kamera, proses pengiriman data video berjalan secara terpisah: sensor gambar mengirimkan data ke chip pengkodean, lalu data tersebut dikirim melalui koneksi 4G/5G SIM ke cloud untuk penyimpanan dan pengolahan lebih lanjut. Aturan enkripsi serta kontrol akses yang sama juga diterapkan pada data video tersebut. Itulah sebabnya perangkat tersebut memerlukan koneksi seluler.
Halaman ini membahas sistem telemetri dan kontrol untuk perlengkapan pencahayaan itu sendiri. Halaman ini tidak membahas produk kamera, integrasi sistem SCADA dengan jaringan listrik, maupun sistem sertifikasi keamanan siber untuk infrastruktur kritis. Untuk mengetahui bagaimana perintah penyesuaian intensitas cahaya (dimming) diterapkan setelah matahari terbenam, baca dokumen Pengendalian Konsumsi Daya. Untuk menentukan ukuran kontroler dan baterai yang diperlukan, gunakan Kalkulator Ukuran Kontroler, atau bandingkan berbagai unit pencahayaan jalan berbasis tenaga surya tipe “all-in-one” kami di bagian Pencahayaan Jalan Berbasis Tenaga Surya.