Pencahayaan Simulasi vs Pencahayaan Nyata
-- Mengapa Desain Dialux Mengalami Perbedaan (Dialux Designs Deviations)
Pencahayaan Simulasi vs Pencahayaan Nyata
-- Mengapa Desain Dialux Mengalami Perbedaan (Dialux Designs Deviations)
Perbandingan pencahayaan simulasi vs pencahayaan nyata pada lampu jalan tenaga surya
Jawaban singkat: Perbedaan antara hasil simulasi menggunakan perangkat lunak Dialux dan hasil pemasangan aktual dapat mencapai 10–20%, dan desain sebaiknya disesuaikan dengan perbedaan tersebut. Penyebab utama perbedaan ini bukanlah perangkat lunak itu sendiri, melainkan referensi ketinggian pemasangan lampu. Kebanyakan desain menganggap ketinggian tiang sebagai ketinggian sumber cahaya, padahal sebenarnya posisi sumber cahaya berada 1–2 meter lebih rendah. Berikut adalah urutan penyebab perbedaan tersebut berdasarkan tingkat kontribusinya terhadap hasil akhir, berdasarkan file desain yang dikirim oleh pelanggan untuk ditinjau:
Kecerahan di permukaan jalan umumnya berbanding lurus dengan kuadrat ketinggian pemasangan lampu. Jika tiang berukuran 8 meter dan panjang lengan lampu 1,5 meter, maka posisi sumber cahaya akan berada pada ketinggian sekitar 6,5–7 meter. Jika ada penjuluran fondasi sekitar 0,3–0,5 meter di atas permukaan tanah, ketinggian sumber cahaya akan berubah lagi. Jika desain dibuat dengan asumsi tiang berukuran 8 meter tetapi pemasangannya dilakukan pada ketinggian 6,7 meter, maka tingkat pencahayaan di permukaan jalan akan berkurang sekitar 30% hanya karena perbedaan geometri tersebut: (6,7/8)² ≈ 0,70.
Solusinya adalah dengan menggunakan perhitungan aritmetika: Tinggi perlengkapan pencahayaan = Tinggi tiang – Jarak penurunan lengan perlengkapan pencahayaan + Proyeksi fondasi. Kami memerlukan gambar tiang tersebut, termasuk panjang lengan perlengkapan pencahayaan dan jarak penarikan perlengkapan tersebut, sebelum melakukan perhitungan fotometri apa pun. Model yang dibangun berdasarkan data tinggi tiang akan salah jika perlengkapan pencahayaan pertama belum dipasang.
Kualitas simulasi sangat tergantung pada keakuratan file fotometri yang digunakan. Ada tiga penyebab utama yang menyebabkan masalah “desain seharusnya memberikan pencahayaan yang lebih banyak” yang sering kami hadapi:
Aturan kami: File IES diterbitkan untuk setiap revisi desain optik dan setiap batch produksi, dan nilai keluaran cahaya (lumen) yang tercantum dalam file tersebut harus sesuai dengan nilai lumens yang ditentukan oleh perlengkapan pencahayaan (luminaire) dengan toleransi beberapa persen. Jika pemasok tidak dapat menghasilkan file IES untuk jenis optik yang akan dikirimkan, anggap hasil simulasi tersebut hanya sebagai perkiraan, bukan sebagai spesifikasi resmi.
Ada empat faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi hasil pengukuran lebih besar daripada pengaturan apa pun dalam perangkat lunak:
Kerugian akibat faktor-faktor tersebut seharusnya sudah dipertimbangkan sejak tahap perencanaan desain.
Simulasi tersebut memodelkan kondisi perangkat baru pada hari pertama penggunaannya. Pada instalasi yang sebenarnya, kinerja perangkat tersebut akan menurun seiring waktu: luminositas LED berkurang (angka L70 biasanya mencapai sekitar 50.000 jam penggunaan untuk perangkat berdaya menengah, yang setara dengan masa pakai sekitar 11 tahun, dengan penggunaan 12 jam per malam), serta lensa menjadi kotor. Pada perangkat yang terhubung menggunakan kabel DC, kerugian akibat hambatan listrik tetap kecil selama ukuran kabelnya sesuai standar; namun, penggunaan kabel yang terlalu panjang dalam sistem split (sistem yang terdiri dari beberapa bagian) masih dapat menyebabkan penurunan kinerja sekitar beberapa persen.
Kami merancang perangkat dengan faktor pemeliharaan (maintenance factor) sebesar 0,7–0,8, yang berarti nilai desain awal dikurangi sebesar tersebut agar kinerja perangkat tetap memenuhi target setelah masa pakai tertentu. Jika simulasi menunjukkan bahwa kinerja perangkat tetap 100% dari nilai awal tanpa memperhitungkan faktor pemeliharaan, hal tersebut hanyalah strategi pemasaran, bukan hasil perhitungan teknis yang akurat.
Tiga kebiasaan berikut dapat mengurangi sebagian besar kesalahan yang terjadi dalam penggunaan perangkat tersebut:
Halaman ini membahas prosedur verifikasi data fotometri untuk perlengkapan pencahayaan yang terhubung secara langsung ke sumber listrik (DC-coupled). Proses ini tidak mencakup sistem pencahayaan yang terhubung secara tidak langsung ke sumber listrik (AC-coupled), pencahayaan di terowongan atau tempat olahraga, maupun strategi pengaturan intensitas cahaya pada tingkat kontroler (controller-level dimming strategies)—masing-masing memiliki prinsip fisika dan aturan yang berbeda. Untuk merancang tata letak sistem pencahayaan dengan ketinggian pemasangan yang telah disesuaikan, gunakan alat desain pencahayaan kami (lighting design tool); untuk perangkat keras, lihat produk lampu jalan tenaga surya all-in-one, di mana setiap unit dilengkapi dengan file data fotometri (IES file) yang sesuai dengan komponen optiknya.
Langkah selanjutnya: Kirimkan kepada kami gambar desain tiang penyangga dan detail penampang jalan raya Anda, dan kami akan mengirimkan laporan fotometri yang mencakup verifikasi ketinggian pemasangan perlengkapan pencahayaan sesuai dengan geometri struktur tiang tersebut—sebelum Anda memutuskan untuk memesan dalam jumlah besar.
适用范围 :以上讲解模拟照明与实测照度的差别,以及为何模拟不能替代实测。本文介绍的是设计阶段的方法论,不是具体项目的照度计算。现场实测须由具备资质的人员按当地规范执行。