Masukkan biaya, permintaan energi, dan parameter ekonomi kedua solusi untuk membandingkan total biaya kepemilikan dan pengembalian yang didiskon secara instan.
Kalkulator total biaya kepemilikan profesional gratis untuk proyek pencahayaan di luar jaringan. Masukkan investasi awal solusi tenaga surya, O&M tahunan dan siklus serta biaya penggantian baterai, bersama dengan biaya generator solusi diesel, kebutuhan energi tahunan, tingkat konsumsi bahan bakar, harga bahan bakar dan O&M, lalu pilih tingkat diskonto dan masa pakai untuk membandingkan TCO berbasis NPV yang didiskon dari kedua solusi dan periode pengembalian tenaga surya.
Masukkan investasi awal tata surya (panel, baterai, tiang, instalasi) dan biaya O&M tahunan.
Tetapkan siklus penggantian baterai (litium 5-8 tahun, timbal-asam 2-3 tahun) dan biaya per penggantian sehingga penggantian didiskontokan ke dalam TCO.
Catat investasi generator, tangki dan tiang, kebutuhan energi tahunan, tingkat konsumsi solar, harga bahan bakar, dan O&M tahunan.
Perkirakan pengeluaran bahan bakar tahunan dengan C_fuel = E_year × rate × P_fuel, defaultnya adalah 0,079 gal/kWh dan harga bahan bakar US EIA 2026.
Ubah pengeluaran setiap tahun menjadi nilai hari ini dengan tingkat diskonto Anda (umumnya 5-8%) selama siklus hidup yang dipilih.
Bandingkan total TCO tenaga surya vs solar, baca penghematan biaya absolut dan periode pengembalian tenaga surya terhadap penghematan bahan bakar dan O&M tahunan.
| Platform | Aplikasi Web HTML5 | Android (melalui Tampilan Web) |
| Perhitungan Inti | C_fuel = E_tahun × 0,079 gal/kWh × P_fuel; TCO = Σ C_t / (1 + r)^t; Pembayaran kembali = C0_solar / (penghematan bahan bakar tahunan + penghematan O&M tahunan) |
| Investasi Awal Tenaga Surya | USD (0 dan lebih tinggi) |
| O&M Tenaga Surya Tahunan | USD/tahun |
| Penggantian Baterai | Siklus 2 - 10 tahun (Li 5-8, timbal-asam 2-3) | Biaya USD/penggantian |
| Investasi Awal Diesel | USD (0 dan lebih tinggi) |
| Kebutuhan Energi Tahunan | kWh/tahun (luminer × W × h/malam × 365) |
| Tingkat Konsumsi Diesel | 0,066 - 0,092 galon/kWh (umumnya 0,079) |
| Harga Bahan Bakar Diesel | USD/gal (EIA AS Agustus 2026 ≈ $5,26) |
| Tingkat Diskon | 0% - 30% (5% - 8% tipikal) |
| Kehidupan Pelayanan | 1+ tahun (umumnya 10 - 25 tahun) |
| Standar Industri | ISO 15686-5, ASTM E833, NREL / IEA PVPS T12, Pedoman IPCC |
| Keluaran | Solar TCO (USD), solar TCO (USD), penghematan biaya 20 tahun (USD), solar payback period (tahun) |
TCO memperhitungkan setiap biaya selama siklus hidup sistem — investasi awal, pemeliharaan tahunan, bahan bakar atau listrik, dan penggantian baterai — didiskontokan ke nilai saat ini dengan rumus nilai bersih sekarang. Membandingkan TCO penuh lebih adil daripada membandingkan harga beli saja, karena solar menukar biaya awal yang murah dengan bahan bakar yang mahal dan berkelanjutan.
Kalkulator mengalikan kebutuhan energi tahunan dengan tingkat konsumsi solar (biasanya 0,079 gal/kWh, kisaran 0,066-0,092) dan harga bahan bakar: C_fuel = E_year × 0,079 × P_fuel. Dengan 8.030 kWh/tahun dan $5,26/gal, ini setara dengan $3.337 per tahun.
Uang yang dibelanjakan nanti nilainya lebih kecil daripada uang yang dibelanjakan hari ini, jadi setiap pembayaran di masa depan dibagi (1 + r)^t. Diskon pada tingkat yang realistis (misalnya 6%) memungkinkan Anda membandingkan secara adil investasi tenaga surya yang besar saat ini dengan pengeluaran bahan bakar diesel dan pemeliharaan selama 20 tahun.
E_year harus mencerminkan siklus tugas sebenarnya — mis. 20 luminer × 0,1 kW × 11 jam/malam × 365 hari = 8.030 kWh/tahun. Penggunaan pasokan terus menerus selama 24 jam × 365 akan meningkatkan biaya bahan bakar diesel sekitar 2,2 kali lipat dan secara keliru menyimpulkan bahwa "tenaga surya jauh lebih baik". Masukan yang realistis menjaga perbandingan tetap jujur.